|

Washington - NASA dan General Motors sepakat bekerja sama mengembangkan robot astronot yang bisa digunakan untuk mengerjakan misi-misi berisiko tinggi dan berbahaya. Dengan demikian, kelak di masa mendatang para astronot tak perlu lagi khawatir akan paparan radiasi langsung di luar angkasa.
"Tantangan kami saat ini adalah membuat mesin yang bisa membantu pekerjaan manusia dan mengeksplorasi ruang angkasa," ujar Mike Coats, direktur di Pusat Ruang Angkasa Johnson. Lab milik NASA itu sebelumnya sudah merancang robot astronot bernama Robonaut, bekerja sama dengan Defense Advanced Research Project Agency (DARPA). Robonaut dibuat 10 tahun lalu dan dirancang untuk melakukan penjelajahan ruang angkasa. Robot yang dikembangkan dengan GM akan dinamai Robonaut2. |