Seorang teman minta saya menulis tentang Branding. Sejujurnya branding adalah suatu topik bahasan yang lumayan panjang. Jadi saya mencoba membahas intisarinya saja.
Sebuah brand didefinisikan sebagai nama, istilah, ungkapan, simbul dan desain yang ditujukan untuk menjelaskan barang dan jasa yang dijual dan membedakannya dari barang dan jasa lainnya.
Suatu brand yang baik akan mencapai hal-hal sebagai berikut :
* Menyampaikan pesan dengan jelas
* Membuat / membangun kredibilitas kita
* Menumbuhkan hubungan emosional dengan prospek yang kita targetkan
* Memotivasi pembeli
* Memantapkan kesetiaan pengguna
Agar branding berhasil, kita harus mengerti kebutuhan dan keinginan pelangan / prospek kita lalu membangun dan menyampaikan pesan yang menjawabnya pada setiap interaksi dengan publik.
Brand kita akan melekat di hati dan pikiran pelanggan / prospek dan merupakan hasil akumulasi dari semua pengalaman dan persepsi selama ini.
Mendefinisikan Tujuan Brand Kita
Agar manajemen brand kita efektif, kita harus mempunyai definisi yang jelas tentang siapa target audience kita dan apa yang harus dicapai oleh brand kita.
Brand dibangun dari kepribadian, image, competensi inti dan karakteristik-karakteristik perusahaan. Impresi yang kita bentuk dan kata-kata yang digunakan orang untuk menjelaskan perusahaan kita pada orang lain membentuk brand kita.
Brand yang kuat membangun kredibilitas, kita jadi bisa punya pengaruh yang kuat pada pasar kita dan memotivasi pelanggan dan prospek untuk membeli dari kita. Bila brand ini dibangun dengan baik, perusahaan kita akan di pandang sebagai pemimpin bukan pengikut.
Untuk mendefinisikan tujuan brand, kita perlu bertanya pada diri sendiri :
* Apa yang kita inginkan dari brand kita ?
* Apa yang kita ingin orang lain ketahui dan katakan tentang produk dan jasa kita ?
Ketika kita bisa mendefinisikan objektif kita dengan spesifik, akan lebih mudah bagi kita untuk membuat rencana kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut. Misalnya saja, bila tujuan kita adalah memposisikan perusahaan kita sebagai pemimpin di industrinya, maka kegiatan yang bisa dilakukan misalnya adalah :
* Membuat salah satu tim perusahaan kita bicara di event/seminar penting
* Memberikan kuliah pada pertemuan para profesional di industri yang kita geluti
* Menulis artikel di surat kabar , majalah atau media online
Branding dari dalam keluar
Marketing sebaiknya di mulai dari dalam keluar. Kita perlu meyakinkan semua pegawai mendukung brand kita. Untuk itu beberapa langkah perlu dilakukan :
* Selaraskan Brand, nilai-nilai dan budaya perusahaan. Yakinkan pesan brand kita sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.
* Rekrut pegawai dengan ketrampilan dan sikap yang sesuai dengan brand perusahaan . Sistem insentif juga harus sejalan dan menunjang brand.
* Tekankan terus menerus nilai-nilai dan sikap yang merefleksikan brand perusahaan. Lakukan itu terus menerus sehingga ini menjadi sesuatu yang natural.
Konsistensi akan memperkuat image
Yakinkan bahwa setiap hal yang dilakukan perusahaan memberikan kesan yang saling memperkuat. Secara grafis artinya logo yang standard dan pilih warna perusahaan dan gaya yang akan digunakan. Secara konten, ini artinya mendefiniskan pokok-pokok pesan marketing yang secara jelas, padat dan memikat menyampaikan pesan penjualan.
Kontinuiti adalah strategi dan proses mengkoordinasikan semua elemen pesan marketing untuk mencapai tampilan dan kesan perusahaan, produk dan jasa yang konsisten dan mudah di ingat.. Kontinuiti sangat penting di jaga.
Menjaga kontinuiti ini tidak sesederhana kedengarannya. Ini membutuhkan usaha penuh dalam rentetan kegiatan marketing dari awal sampai akhir agar tidak ada hal-hal yang menyimpang yang akan mendilusi identitas perusahaan dan mengurangi efektifitas pesan marketing yang ingin disampaikan.
Brand yang kuat sangat berharga, apalagi ditengah persaingan yang sangat ketat saat ini. Karenanya sangat penting untuk mengalokasikan waktu untuk melakukan riset, mendefinisikan dan membangun brand kita. Brand kita adalah janji kita pada para pengguna dan merupakan pondasi dari komunikasi marketing.
Tentunya kita semua ingin memiliki brand yang kuat. Karenanya mulailah lakukan riset tentang kebutuhan dan keingingan target market kita lalu definisikan apa yang ingin kita capai melalui brand kita dan kesan apa yang kita ingin orang lain tangkap dan bicarakan tentang kita. Lalu rencanakan dan laksanakan kegiatan-kegiatan yang akan membuat brand kita terbentuk sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Salam hangat penuh semangat
Rujukan : sebagian materi di peroleh dari about.com
untuk pertama kali,sedangkan service yang baik akan mendorong orang tersebut melakukan pembelian untuk kedua kalinya ...btw , " megang" banget buat orang marketing,ths.
in a plain word: Brand is an opposite reaction to every action that one have made. (Inspired from Newton Law III: "To every action there is an equal and opposite reaction). This statement can be implemented to product, person, or anything. That's simple right?
The better the actions ( considered and accepted by our target market), the more equity of the brand will get. It's just my humble opinion...
logo yang baik adalah tetap befungsi baik dalam jangka waktu yang lama, sehingga tidak perlu berganti-ganti logo.
Membangun suatu brand membutuhkan waktu, berganti-ganti logo, yang merupakan pondasi dari brand, akan mempersulit pembangunan brand ini. Disamping itu, tentunya ada masalah biaya yang perlu dikeluarkan yang tidak sedikit. Mulai dari biaya mendesain logo, mempublikasikan logo, dan mengganti kartu nama, papan nama di gerai-gerai dll.
Brand yang kuat seperti IBM, Coca Cola, GE tidak berganti-ganti logo. Kesan yang timbul adalah mereka perusahaan yang punya pondasi kuat, bisa diandalkan dan bisa diharapkan akan sukses berkesinambungan.
Mengenai aliran mana yang lebih baik antara logogram (ikon, simbol visual) atau logotype (inisial nama perusahaan dalam bentuk teks), atau kombinasi dari keduanya, menurut hemat saya ketiganya bisa bagus sepanjang memenuhi kriteria sbb :
ageless style, bisa relevan terus dan tidak pernah ketinggalan jaman.
distinctiveness, unik agar bisa menonjol diantara kerumunan.
Appeal, menarik dilihat mata.
Convey the right image.
Legibility, jelas dan mudah di baca
lakukan untuk memproyeksikan citra kita yang ingin masyarakat khususnya kosumen melihatnya.
Bagaimana menurut pandangan Ibu tentang:
a. Organisasi atau korporasi yang tidak pernah ganti logo (seperti PLN dan GE) ataupun yang sering ganti logo (seperti Pertamina dan Citibank). Apa plus mniusnya?
b. Dua aliran, yaitu yang mendahulukan logogram (misal Garuda dan Renault) dibanding yang mendahulukan logotype (misal Kompas, 3M dan IBM)? Mana yang lebih efektif, logogram atau logotype?
Jabat erat,
KK
Lebih dari 20 tahun berkecimpung didunia Teknologi Informasi dikombinasikan dengan latar belakang pendidikan Arsitektur merupakan modal kuat bagi Betti untuk mendirikan dan memimpin QB Creative (PT Quantum Business International) yang bergerak di Industri Kreatif. QB Headlines, QB Architects, QB Furniture dan QB Creative IT adalah 4 bidang bisnis yang digelutinya saat ini.
Sampai dengan Januari 2008 Betti adalah Presiden Direktur PT IBM Indonesia, posisi yang dijabatnya selama 8 tahun. Ia adalah wanita pertama di IBM Kawasan Asia Pasifik yang dipercaya untuk memimpin operasi IBM di suatu Negara.
Betti memulai karirnya di IBM pada tahun 1984 sebagai trainee. Selain menjabat berbagai posisi penting di Indonesia, Betti juga telah malang melintang didunia International diantaranya :
General Manager, General Business, IBM ASEAN dan Asia Selatan ( 1996-1998),
General Manager, e-business and Cross Industry Solutions IBM ASEAN dan ASIA Selatan ( 1998-1999).
Jabatan lain yang saat ini dipegangnya adalah :
Duta Open Source Indonesia & Ketua Umum Asosiasi Open Source Indonesia
Anggota Majelis Wali Amanah ITB.
Ketua Yayasan ITB Tujuh Sembilan
Bila ingin mendukung, Anda dapat mentransfer Rp. 100.000 ke Yayasan Nurani Insani melalui rekening BCA no. 1113004260. Setelah itu e mail Betti alamat Anda, kami akan kirimkan CD Betti segera.
Perempuan Berwawasan Teknologi
Betti Alisjahbana dalam Ensiklopedi Tokoh Indonesia