Belum genap setahun saya menjadi entrepreneur, setelah sebelumnya selama 24 tahun menjadi profesional, 8 tahun diantaranyasebagai CEO sebuah perusahaan multinasional. Rasanya seperti hidup dalam dunia yang baru yang sangat berbeda. Banyak sukanya, banyak pula tantangannya. Yang pasti, saya bersyukur saya mengambil keputusan ini.
Menjadi entrepreneur memang penuh risiko. Di pundak kitaterletak tanggung jawab untuk setiap bulan membayar gaji para pegawai, sementara pendapatan perusahaansangat fluktuatif. Investasi harus di tanamkan agar kita dapat mengonversi peluang-peluang menjadi suatu bisnis yang menguntungkan, meskipun tidak ada jaminan bahwa intestasi yang di tanamkan akan memberikan hasil yang diharapkan.
Meskipun penuh risiko, menjadi entrepreneur sangat mengasyikkan. Kebebasan untuk memilih bidang apa serta segmen pasar mana yang akan digeluti. Demikian juga model bisnis yang akan diterapkan dan cara kita bekerja adalah salah satu keasikannya. Kepuasan ketikaberhasil merealisaikan ide bisnis kita menjadi suatu bisnis yang unik dan menguntungkan adalah keasyikan lainnya. Kepuasan menciptakan lapangan kerja baru ditengah minimnya lapangan kerja kini juga faktor yang tak kalah penting.
Dalam pengamatan saya, 10hal penting untukmemulai suatu usahaadalah:
1.Cari hal yang di butuhkan. Temukan suatu fokus area dimana pebisnis besar tidak tertarik untuk masuk. Usahakan kita lebih cepat dari orang lain.
2 . Pelajari semua hal tentang pasar yang kita pilih. Kita perlu tau tentang pasar ini sebelum memulai bisnis.
3.Buatlah sebuah rencana bisnis. Kita tidak akan mendapat pendanaan tanpa ada rencana yang jelas dan mantap bahwa kita akan untung.
4.Kita harus memiliki pendanaan yang cukup untuk memulai bisnis dan bertahan. Keberhasilan tidak terjadi dalam sekejap, oleh karenanya kita perlu dana yang cukup.
5.Jagalah agar biaya kita rendah namun standar tetap tinggi. Jangan boroskan pengeluaran pada hal-hal yang tidak membantu pendapatan.
6.Tentukan dengan jelas bagaimana kita akan memromosikan dan menjual produk kita. Kita perlu kreatif dalam memromosikan produk kita. Biaya iklan sangat mahal.
7.Cari dan rekrut tim yang terbaik. Peran mereka sangat penting untuk mensukseskan bisnis.
8.Kenali para pesaing, dan menangkan persaingan.
9 . Belajar dari keberhasilan dan kegagalan orang lain.Pelajari tren dan cari tahu apa yang sedang populer di industri kita. Bergabunglah dengan komunitas entrepreneur.
10.Manfaatkan teknologi untuk membangun bisnis kita, mulai dari komputer, telekomunikasi sampai ke web, kita harus memanfaatkan semuanya.
Menjadi entrepreneur tidak mudah, apalagi ditengah situasi ekonomi yang tidak menunjang saat ini. Perlu kesungguhan, keteguhan, obsesi pada peluang yang dikejar, keberanian mengambil resiko, tahan terhadap ketidak pastian, kreatifias, dan tentunya kepemimpinan.
Beberapa rekan entrepreneur bercerita tentang tantangan-tantangan yang dihadapinya saat memulai bisnis :
Semua tabungan habis dipertaruhkan dalam bisnis.
Kehidupan pribadinya sangat terpengaruh karena harus berhemat luar biasa, bahkan sampai tidak punya uang untuk membeli baju.
Gamang karena tidak tau apakah bisnisnya akan bisa berhasil atau tidak.
Bekerja habis-habisan sepanjang hari mencoba untuk memecahkan masalah dan membuat bisnisnya berhasil.
Namun demikian, bila kita punya ide yang bagus, pasar yang cukup besar bagiidetersebut,punya semangat tinggi untuk mengerjakan nya dan siap menghadapi resiko, maka menjadi entrepreneur bisa jadi adalah pilihan yang tepat bagi Anda.