| Artikel Terbaru | Menyingkat URL Bisa Pakai Pendek.in
Siapa yang rajin meng-update status di Twitter, Purk, atau Koprol? Jika Anda salah satunya, Anda mungkin sudah pernah menggunakan layanan website penyingkat URL. Contoh yang populer adalah Bit.ly dan Tiny.URL. Kini, ada lagi layanan sejenis yang bisa Anda jajal. Namanya Pendek.in, asli buatan dalam negeri.
Taruh kata, Anda pengguna Twitter. Anda ingin berbagi link berita atau artikel yang menarik dengan rekan-rekan Anda via akun microblog Anda di Twitter. Sayang, link-nya terlalu panjang, tak bisa ditampilkan utuh sebagai status microblog yang dibatasi maksimal 140 karakter. Nah, website penyingkat URL dibuat sebagai solusi untuk mengatasi masalah ini. Bit.ly misalnya, akan menyingkat link terpanjang di Internet yang terdiri dari 263 karakter menjadi http://bit.ly/PFfFp.
Sekarang, mari membahas tentang Pendek.in. Adalah Sanny Gaddafi yang mengembangkan website ini. Sagad, demikian dia biasa disapa, adalah seorang pengembang web asal Jakarta. Pendek.in bukan karya website pertamanya. Sebelumnya, Sagad sudah mengembangkan website jejaring sosial lokal Fupei.com dan Bundagaul.com.
Kenapa Sagad tertarik membuat Pendek.in, padahal sudah ada website lain yang menawarkan fungsi serupa? Alasannya cukup simpel. “Saya hanya ingin menambah koleksi website lokal saja,” ujar Sagad. Pendek.in sendiri sudah mulai dipublikasikan sejak Februari 2009.
Domain India
Jika Anda perhatikan, domain .in yang digunakan Sagad untuk Pendek.in merupakan domain India. Mengenai hal itu, Sagad memang sengaja mengambil domain .in untuk website ini.
“Supaya namanya lucu, menjadi Pendek.in,” kata dia. Nama Pendek.in juga sekaligus menjelaskan fungsi dari website buatannya. Website terpanjang di Internet tadi, contohnya, dapat di-pendek.in menjadi http://pendek.in/00mze.
Dalam mengembangkan website ini, Sagad mengaku tidak mengalami kesulitan. Untuk pemrogramannya juga tidak rumit karena Pendek.in hanya menampilkan fungsi penyingkat URL dan tidak dilengkapi dengan fungsi statistik pengguanaan link atau fasilitas khusus member.
Mudah Digunakan
Menyingkat link URL menggunakan Pendek.in caranya sangat mudah. Anda cukup memasukkan link asli ke dalam boks yang tersedia pada website-nya, lalu mengklik pendek.in. Hasilnya, link URL baru nan singkat, alias dari alamat website yang asli, akan ditampilkan untuk Anda. Tidak percaya? Coba saja pendek.in URL panjang Anda di sini. (Restituta Ajeng Arjanti) |
| |
- Wandah.com: Melirik Peluang di Pasar Game
- Mendesain Batik Bisa di Ponsel
- PABC, Pesan untuk Orangtua Lewat Kaos
- Cinnabar: Nama Usaha Menentukan Hoki
- Jogja Pamer Musik di Locstock Fest 2009
- UrbanFest 2009 Pamer Kreativitas Anak Muda
- Boneka Horta, Sarana Edukasi untuk Anak-anak
- Animator Lokal Bisa Meraih Mimpi
- Kreatif Mencari Laba Lewat Distro
- Blank!, Pesan Lingkungan Berbalut Game Fantasi
- Ayofoto.com, Siapa Saja Bisa Jadi Fotopreneur
- Melirik Kreativitas Indonesia di FGDexpo 2009
- Cari Teman Lewat Koprol
- Membidik Untung di Lahan Mobile
- Garuda di Dadaku, Perjuangan Menggapai Mimpi
- LiLO City, Jejaring Sosial Lokal Berkonsep 3D
- Mendidik Anak Bangsa Lewat Animasi
- BundaGaul.com, Ruang Gaul Para Bunda
- Amy Zein, Rintis Bisnis Sepatu dengan Pendekatan Personal
- Nikicio, Koleksi Busana Kreatif Nina Karina
- Dari Komunitas Indie hingga Rumah Produksi
- Pourvous, Perawatan Aman Ramah Lingkungan
- Komik Merdeka, Pelajaran Sejarah Ringan Dicerna
- Microblogging Rasa Indonesia
- Gathotkaca Studio, Ruang Aktualisasi Karya Ikin
- Menghasilkan Karya Menghibur Lewat Studio Game
- Situs Pertemanan Ala Indonesia
- Mouly Surya, Jadi Filmmaker karena Pilihan
- Boncengan Bocah, Aman dan Bawa Berkah
- Kreasi Patung Batu Khas Majapahit
- Bikin Bisnis Waralaba, Konsultasi dengan Ahlinya
- Mencari Laba dari Meja Laptop Berbantal
- Coklat Chic, Kue Coklat “Customize and Personalize”
- Kedai Digital, Bisnis Personalisasi Merchandise
- Menggali Budaya Lewat Kreasi Busana
- Replika Kerajaan Nusantara dalam Komputer
- Membangun Apresiasi Musik Klasik di Indonesia
- Andal Software, Produksi Software Kelas Enterprise
- Peni Cameron, Bela Bangsa Lewat Animasi
- Arief Budiman, Sukses Jualan Ide Segar Bersama Petakumpet
- Beoscope, Dukungan untuk Jurnalisme Video Lokal
- Laskar Pelangi, Indonesia's Most Powerful Movie of the Year
- Rumah Kebaya Yeni, Dimulai karena Krismon
- Salma Craft, Mimpi “Bos Kecil” Berbisnis Handicraft
- Toko Grosir Online, Khusus Busana Muslim
- Manet Busana Muslim Plus, Usaha Pantang Menyerah Badroni Yuzirman
- Aryo Wicaksono, Piano, dan Musik Klasik
- Kreasi Kaleng Cantik Ala Lani Cahyaningsari
- Menikmati Resital Angklung di Saung Angklung Udjo
- Wayang Butuh “Packaging” yang Menarik
- Teknologi untuk Kebangkitan Industri Kreatif Nasional
- Pinch Kreatif, Bisnis Advertising Bermodal Nekat
- Kota Kembang Gelar Pameran Potensi Kreatif
- Ritual Fotografi: The Past, The Present, and The Future of Photography
- Antin dan Jinjit Pottery, Bisnis Keramik Berbasis Hobi
- Stucel, One-Stop-Shop di Bidang Web Design
- Viking Karwur: Jadi Freelance Web Designer Lebih Menantang
- Alvin Tjitrowirjo, Mencipta Karya Orisinal Lewat Eksperimen
- Batik Fractal: Paduan Seni, Sains, dan Teknologi
- Seven Blue Artland Studio, Pengembang Manga Dalam Negeri
- Allure Batik, Suksesnya Berawal dari Garasi
- Interpix Consult, Desainer Indonesia “Melancong” ke Thailand
- Boemboe untuk Film Pendek Indonesia
- Akademi Samali, Ruang Belajar Komik Indonesia
- Crayon's Craft & Co, Saluran Hobi Bikin Miniatur yang Menghasilkan
- Wahyu Aditya: Jadi Animator Berkat Pak Tino Sidin
- Inacraft 2008, Gudang Budaya dan Kreasi Indonesia
- Common Room, Jembatan Kaum Kreatif di Paris van Java
- Ekosistem Industri Kreatif di Indonesia
- Industri Kreatif Bukan Barang Baru
- Braincode Solution: Orisinalitas, Kunci Sukses Berbisnis Konten
| |
|
| |
| |
 Jakarta - Gunung Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, meletus pada Agustus 1883. Kini, jutaan orang hanya tahu letusan Krakatau adalah bencana terdahsyat dalam sejarah bumi yang bunyinya terdengar sejauh Manila, Colombo, Papua Nugini, dan pedalaman Australia. Letusan itu pun mempengaruhi cuaca dunia, menewaskan lebih dari 36.000 jiwa, dan menghancurkan kawasan pantai daerah Lampung dan ujung barat Pulau Jawa.
Kisah tentang letusan Krakatau rupanya menginspirasi peneliti dan dosen di Universiteit Leiden, Belanda, Suryadi. Dia merilis buku tentang Krakatau yang sudah ditulis dalam bahasa Indonesia, Kamis (29/7) malam, di Newseum Indonesia, Jakpus. Buku itu diterbitkan oleh Komunitas Penggiat Sastra Padang (KPSP) dan eksklusif karena dilengkapi dengan catatan pribumi yang menjadi saksi mata dan korban letusan Krakatau 1883. Selain peluncuran buku, diputar pula film dokudrama berjudul "Krakatoa, the Last Day", produksi BBC.
Sumber: oase.kompas.com     
Posting : Jum'at, 30 Juli 2010
Category:
| | ------------------------------------------------------- |
 Bandung - Bertepatan dengan 200 tahun Kota Bandung, Fakultas Seni Rupa Desain ITB akan menggelar pasar seni sepanjang 500 m di Jl. Ganesha, Bandung, bulan Oktober mendatang. Menurut Ketua Umum Pasar Seni 2010, Tisna Sanjaya, Selasa (27/7), pasar seni ke-10 itu akan diadakan pada bulan 10 tahun 2010. Angka itu adalah angka yang bagus untuk menyelaraskan citra ITB sebagai penggerak kebudayaan serta menjadi momentum dari kota seni dan budaya Bandung.
Pasar seni ITB pertama kali diadakan pada 1972 dan telah menginspirasi banyak pasar seni lainnya, seperti Pasar Seni Jaya Ancol di Jakarta. Pasar Senin ITB 2010 akan menampilkan karya-karya seni rupa, teater, serta kebudayaan dengan pesan-pesan yang menyangkut persoalan lingkungan hidup, sosial, budaya, politik, serta isu global.
Sumber: oase.kompas.com     
Posting : Kamis, 29 Juli 2010
Category:
| | ------------------------------------------------------- |
 Kediri - Sejumlah seniman membuat lukisan Gus Dur melalui goresan cekakik (ampas kopi). Karya mereka ditampilkan dalam Pameran Lukisan Gus Dur Cekakik yang digelar oleh Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) dan Cekakik Artist Community (CAC). Ada 70 lukisan beragam wajah Gus Dur tampil di Kantor Perpustakaan Kota Kediri. “Ini upaya kami untuk menghormati Gus Dur,” kata Sekretaris CAC, Imam Mubarok, Selasa (27/7).
Lukisan cekakik menggunakan kain kanvas sebagai bidang gambar. Para seniman menorehkan adonan gula Jawa dan ampas kopi dengan corak warna beragam sebagai bahan lukisan. “Melukisnya menggunakan tusuk gigi atau pentol korek kayu,” kata Mubarok. Selain mengenang kepahlawanan Gus Dur, pameran ini juga diadakan untuk memperingati hari jadi Kota Kediri ke-1131. Pameran ini berlangsung hingga Rabu (28/7).
Sumber: www.tempointeraktif.com     
Posting : Rabu, 28 Juli 2010
Category:
| | ------------------------------------------------------- |
 Sousse - Rombongan misi kesenian Indonesia yang terdiri dari 6 penari dan 4 pemain musik dari Liga Tari Krida Budaya UI disambut meriah saat tampil dalam Karnaval Aoussou di kota Sousse, Tunisia. "Di Tunisia, Karnaval Aoussou adalah event kultural tahunan yang menyedot paling banyak pengunjung," ujar Dubes RI untuk Tunisia Muhammad Ibnu Said, Senin (26/7).
Tercatat sekitar 6-7 juta wisatawan asing datang ke Tunisia dan kebanyakan mereka menyempatkan untuk menginap di Sousse yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang populer di Tunisia. Karnaval Aoussou diikuti 13 negara, termasuk Indonesia, Belgia, Prancis, Brazil, Russia, Serbia, dan Yunani. Selama di Tunisia, misi kesenian Indonesia juga tampil dalam Festival International di Djerba, Festival international de Gafsa di kota Gafsa, serta Festival International de Sousse di Sousse. Sebelumnya, misi kesenian UI ini juga pernah tampil di Eropa Timur selama 2 bulan.
Sumber: id.news.yahoo.com     
Posting : Selasa, 27 Juli 2010
Category:
| | ------------------------------------------------------- |
 Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial setempat dan sejumlah lembaga akan berkolaborasi menggelar Festival Film Anak Aceh (FFAA) 2010 memperebutkan total hadiah Rp34 juta. "FFAA bertujuan meningkatkan kreativitas anak dalam mengungkapkan pendapatnya tentang upaya pemenuhan hak-hak terhadap mereka," kata Koodinator Panitia Pelaksana FFAA, Sulaiman Zuhdi Manik, Kamis (22/7) lalu. Para peserta FFAA adalah anak di bawah usia 18 tahun. Pendaftaran FFAA dibuka mulai 19 Juli 2010, akhir penyerahan film pada 4 September, dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 24 September 2010.
Film yang diperlombakan adalah film fiksi dan dokumenter berkaitan hak-hak dan perlindungan anak dengan durasi maksimal 15 menit. Film harus merupakan hasil karya orisinil peserta dan diproduksi tahun 2010. Film belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain dan diserahkan ke panitia dalam bentuk CD, DVD, MPEG, dan AVI.
Sumber: oase.kompas.com     
Posting : Senin, 26 Juli 2010
Category:
| | ------------------------------------------------------- |
|
| |