|

Jakarta - Koordinasi antarmenteri dalam menyikapi serangkaian ledakan tabung elpiji 3 kg sangat lemah. Para menteri tampak tidak seiring sejalan dalam menjalankan kebijakan. Contoh terbaru, Menko Kesra Agung Laksono dan Menperin MS Hidayat berbeda pendapat soal rencana penarikan 9 juta tabung elpiji 3 kg yang tidak menggunakan Standar Nasional Indonesia (SNI). Menko Kesra menyatakan pemerintah akan menarik 9 juta tabung elpiji 3 kg tak berlogo SNI, Menperin mengaku tidak menerima instruksi penarikan.
Di lain kesempatan Agung Laksono tetap bersikukuh pada rencana penarikan 9 juta tabung elpiji 3 kg tak berlogo SNI. Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menyayangkan perbedaan pernyataan antara Menko Kesra dan Menperin. “Koordinasi di jajaran menteri itu sangat lemah. Semua saling lempar tanggung jawab. Kalau sudah begini, masa kita membiarkan jatuh lebih banyak korban?” ujarnya. |