|

Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor memesan 21.000 pasang sepatu untuk keperluan pegawai di lingkungannya. Tujuannya, untuk melindungi perajin dan buruh pembuat alas kaki di Bogor dari serbuan produk sejenis buatan China. "Kami perlu memproteksi ratusan perajin dan ribuan buruh pembuat alas kaki, agar mereka mampu bertahan," tegas Bupati Bogor Rachmat Yasin, Senin (8/2).
"Anggarannya dari APBD yang ada di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD). SKPD yang melaksanakan pembelian sepatu tersebut dengan nilai pembelian tidak melebihi Rp50 juta, sehingga tak perlu ada tender yang hanya akan dimenangkan satu perusahan besar," jelas Rachmat. |