|

Jakarta - Berbeda dengan tas dan dompet, untuk baju dan celana produk China, Hongkong, dan Korsel bersaing merebut konsumen di ITC Mangga dua, Jakbar. Namun, seorang pemilik toko pakaian bernama Amin mengakui, saat ini taring produk dari China sudah mulai berkurang. Pasalnya kualitasnya kurang bagus dan cepat rusak walaupun harganya murah.
"Masih lebih bagus buatan dalam negeri," tuturnya. Dia menjelaskan baju-baju buatan China meski dari luar tampak menarik tetapi jahitan dan kancing yang dipergunakan mudah usang. Sekarang ini, kata dia, para pedagang jika ingin mengimpor suatu produk lebih memilih dari Hongkong maupun Korsel karena hasil produksinya lebih bagus. |