|

Jombang - Pengasuh Ponpes Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) mengatakan, tiap hari rata-rata jumlah peziarah yang datang ke makam Gus Dur mencapai 2.000 orang. Jumlah itu melonjak drastis pada Sabtu dan Minggu. "Kalau hari Sabtu dan Minggu, jumlahnya mencapai 8.000 orang," katanya, Minggu (7/2) malam. Kondisi itu, dia akui, sempat menyulitkan pengurus ponpes.
Menurut adik kandung Gus Dur itu, pihaknya terpaksa memberi batasan waktu bagi peziarah agar para santrinya tak merasa terganggu. "Mulai minggu lalu, kami terpaksa membatasi peziarah jika sudah pukul 17.00 WIB. Ini semata karena kami juga tak ingin kegiatan belajar dan ngaji para santri terganggu," katanya. Puncak kedatangan para peziarah ini adalah saat digelar tahlilan akbar memperingati 40 hari wafatnya Gus Dur. |