|

Jakarta – Sistem pengelolaan dan penyelenggaraan haji Indonesia mendapat pengakuan dari Rusia, Iran, Nigeria, dan Thailand. Empat negara itu ingin mempelajari sistem haji Indonesia. "Rusia secara khusus meminta dikirim beberapa pembimbing haji dari Indonesia," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Slamet Riyanto, kemarin. Menurutnya, Kemenag bersedia memberi info dan sanggup mengirim sejumlah pembimbing haji untuk melatih bimbingan haji di Rusia dan Kazakstan.
Sekretaris Ditjen Haji dan Umrah Kemenag, Abdul Ghofur Jawahir, menilai hal itu membuktikan bahwa sistem haji di Indonesia sudah bagus. Sistem kloter yang diterapkan diakui efektif. |