| | | |  Busway dinilai gagal selesaikan masalah kemacetan di Jakarta.
Kebijakan membangun busway merupakan cara represif yang rugikan banyak orang. Demi kesenangan kelompok tertentu, tapi merampok hak kelompok lain. Sebanyak 3,08 juta pengguna kendaraan pribadi dirugikan. Pengguna bus khusus ini hanya sekitar 200 ribu orang/hari dari total 3,92 juta pengguna angkutan umum. Akibat busway, jalur umum bertambah macet dengan waktu tempuh 2 jam untuk jarak 20-30 km. (Andrinof Chaniago, Pengamat Kebijakan Politik UI / Tempointeraktif.com)
Setujukah Anda dengan pendapat ini?
Foto:equivalent.wordpress.com | | | |
| | | Komentar | | | - Adri (SETUJU) Jum'at, 21 November 2008 13:34:12
jakarta butuh lebih dari sekedar busway yg ada sekarang. Dari dulu sebenarnya sudah butuh angkutan umum yg aman, nyaman, tepat waktu, angkut banyak orang, teratur dan rapi. Sayangnya, para pejabat negeri ini masih lebih senang memikirkan dirinya sendiri ketimbang kepentingan negaranya.
- dany (SETUJU) Jum'at, 21 November 2008 12:14:27
Busway masih perlu banyak review pada pelaksanaan dan sistem pelayanannya. Perencanaannya memang tidak matang.
- CleaRefearlob (SETUJU) Jum'at, 21 November 2008 12:14:02
to: Admin - If You want to delete your site from my spam list, please visit this site for instructions: stopspam.idoo.com
- ardi sutedja k. (TIDAK SETUJU) Jum'at, 21 November 2008 08:12:28
Ah jangan dibilang ngerampok dong, sadis amat, padahal ratusan ribu rakyat Jakarta kan juga ikut menikmati "haramnya" hasil rampokan itu hampir setiap hari! saya sih nggak setuju, satu hal yang saya perhatikan di lapangan sebagai pengguna busway yang setia, sebagian masyarakat kita ini adalah kelompok manusia yang tidak pernah memiliki kesabaran, tidak patuh, tidak tertib, tidak mau antre, tidak courteous kepada yang lanjut usia dan wanita,senangnya dorong mendorong sambil gerayangi kantong dan tas orang (copet berdasi), dan banyak perilaku buruk lainnya. Yang jelas masalah besarnya bukan ada di sistim ataupun busway itu sendiri, maslah terbesar adalah di SISTIM MANAJEMENT TRANSPORTASI-nya yang meliputi SDM, BILLING SYSTEM, KESELAMATAN DAN KEAMANAN. Tentang SDM, ada nggak yang menyadari bahwa semua karyawan BUSWAE ini berstatus kontrak? Adakah yang menyadari dampak perilaku psikologis bagi orang2 yang memiliki status kerja yang demikian dimulai dari yang terbawah hingga manajemen? Terus masalah Keselamatan & Keamanan penumpang, ada nggak yang paham dengan TSA Compliant Guideline For Mass Transport (mungkin Buswae jugan nggak punya cetak biru dan roadmapnya)? Yang jelas tidak ada satupun moda transportasi publik dan masal di Indonesia yang memenuhi safety dan security standard guideline sebagaimana yang disampakan di dalam guideline yang diakui secara international. Semua yang ada merupakan MOBILE HUMAN DEATH TRAP yang hanya menunggu waktu untuk terjadi sesuatu. Buswae adalah moda transportasi antara yang menurut saya bertujuan mendidik publik untuk ikut patuh dan memiliki sense of belonging sebelum tehnologi transportasi masal berikutnya seperti monorail, MRT, Shikansen, dsb-nya masuk ke Indonesia. Dan di dalam masa trial & error ini yang entah kapan akan berakhir, pasti banyak kekurangan yang tidak memuaskan semua pihak. Yang penting kita enjoy aja deh mumpung masih ada!
Salam,
Ardi
| | |
| |
PENDAPAT SEBELUMNYA
-
Ketua Umum DPP Golkar Jusuf Kalla akui, saat Pemilu 2004, pihaknya mendapat sumbangan dana...... Banyak orang Indonesia semakin tren berobat ke luar negeri. Tidak hanya masyarakat biasa, para...... Pancasila sering disebut ideologi, tetapi realitasnya justru kerap hanya dijadikan jargon pembentuk kekuasaan.
Sistem multipartai yang dipraktikkan sekarang di Indonesia sebabkan kinerja pemerintahan tidak optimal. Meskipun pemerintah...... Sesuai dengan laporan Pemda DKI Jakarta, akan dilakukan sweeping anti-rokok mulai 17 sampai 23...... Ancaman yang dihadapi masyarakat Indonesia saat ini bukanlah teologi yang buruk, tapi pertarungan politik...... Mantan Aktivis 1998 mengecam keras penayangan mantan Presiden Soeharto sebagai salah seorang guru bangsa dalam iklan...... Depkeu mulai jajaki berhutang ke luar negeri. Hal itu dilakukan untuk dapatkan dana pinjaman...... Klausul dalam UU No. 22/2003 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR, DPD dan DPRD...... Indonesia harus cepat manfaatkan peluang-peluang ekonomi yang bakal timbul pascaterpilihnya Barack Obama sebagai Presiden AS. Janji...... Acara Empat Mata di Trans 7, mulai Selasa (4/10) malam hingga satu bulan ke...... Pendorong kerusakan hutan tropis yang memicu perubahan iklim adalah negara-negara maju. Untuk itu, negara...... Tingkat pengangguran lulusan perguruan tinggi semakin meningkat akibat ”jebakan” pendidikan, karena para lulusan itu...... Tidak semua media cetak punya acuan dalam pembakuan kosakata dan istilah. Ketidakseragaman istilah dapat merusak bahasa...... Sejumlah kalangan mengingatkan agar akses pemberian sertifikat halal yang diatur dalam RUU Jaminan Produk...... Periset Indonesia umumnya masih lemah dalam penerapan karya atau aplikasinya untuk masyarakat. Hal ini disebabkan belum...... Reorientasi nasionalisme sangat penting mengingat kebangsaan negara tengah terancam atas nama kepentingan massa mayoritas.
Saat ini dimensi nasionalisme menjadi lebih rumit daripada sekadar kesamaan sejarah, suku,......
Pemerintah usulkan kenaikan pajak penjualan barang mewah hingga 200%. Kenaikan pajak ini untuk menambah...... Blogger Indonesia tak akan dipenjara sepanjang tulisan di blog memenuhi kaidah dan aturan berlaku,...... Keluarga korban penculikan 1997-1998 nilai langkah DPR membuat pansus untuk membuka lagi kasus orang...... Sedikitnya 50.000 guru honorer di sekolah negeri, yang tidak digaji dari APBN dan APBD,...... Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap berangkat ke luar negeri sekalipun sempat dikritik karena banyaknya...... Pemerintah dikritik karena yang terlalu membanggakan indikator makro dalam sistem ekonomi Indonesia.
Pemuda harus dilindungi dari kepentingan politik, bukan sebaliknya menjadi objek untuk tujuan dan sasaran tertentu. Perlindungan...... Pola pendidikan sastra di sekolah mengalami kemunduran yang cukup signifikan. Padahal sastra merupakan pintu...... Dua Perppu untuk menghadang dampak krisis finansial global disambut baik oleh para pengusaha, meski kehadirannya dinilai...... Disinyalir sebagian kalangan, jumlah Golput akan meningkat di Pemilu 2009 nanti akibat demokratisasi sistem...... Iklan-iklan politik jelang Pemilu 2009 di media, khususnya media elektronik, dianggap menarik dan berpengaruh...... Pemerintah diminta membuat suatu kebijakan agar program riset dan pengembangan (R&D) pada perusahaan swasta...... Pembunuhan yang disertai mutilasi kini bukan hal baru lagi yang di tengah masyakarat kita...... Fenomena pendatang yang menyerbu Jakarta setiap habis Lebaran membuat Jakarta menjadi lautan kampung kumuh. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku bangga jadi pengusaha dan pedagang. Jadi
saudagar dan pedagang...... Untuk menghindari tudingan pembahasan RUU Mahkamah Agung sarat kepetingan politik, maka RUU tersebut sebaiknya......
Sekuel pasangan Presiden SBY dan Wapres Jusuf Kalla pada Pemilu 2009 bukan...... Pemerintah diminta tidak perpanjang dan beri perijinan baru bagi ritel modern yang semakin agresif...... Konsumen sebaiknya segera memeriksakan kesehatannya apabila mengalami gangguan fungsi ginjal atau gejala klinis lain...... Pemerintah didesak segera amankan pasar domestik, dengan geser kebijakan monetaris dan neoliberalis menjadi kebijakan...... Pemerintah dihimbau berhati-hati terkait rencana penarikan susu China dan produk turunannya yang diduga membahayakan.
Presiden SBY nyatakan, gerakkan, membiayai, atau dalangi unjuk rasa bukan kejahatan sebab dijamin dalam...... KPK perlu mengusut secara tuntas,konglomerat-konglomerat kasus suap yang melibatkan BI dan KPPU.
Rizal Ramli nilai penetapan dirinya sebagai tersangka kasus demonstrasi di depan Universitas Amajaya dan...... Mekanisme fit and proper test yang dilakukan oleh DPR dituding memicu perilaku koruptif. Beberapa pejabat lembaga...... Meski masih mengundang perdebatan dan polemik, DPR tetap akan segera setujui RUU Pornografi untuk...... 5.000 perempuan berdesakan untuk berebut zakat senilai Rp 20.000 di Pasuruan. Akibatnya, 21 orang...... Pemerintah diminta cabut Izin Penyelenggaraan Penyiaran PT Direct Vision, yang 5% sahamnya dimiliki Astro,...... Sejumlah periset bidang unggulan pada LIPI pilih hengkang ke luar negeri. Mereka nilai perhatian pemerintah dalam...... Rencana pengadaan fasilitas tangki apung berkapasitas 2 juta barel yang diusulkan operator Blok Cepu,...... Ruang sidang perkara aliran dana BI di Pengadilan Tipikor Jakarta, ibarat tempat pengakuan dosa....... Sembilan TKI di Hongkong digebuki petugas Konsulat Jenderal RI, saat hadiri perayaan HUT...... Penerapan tanda contreng pada surat suara seperti yang akan diterapkan dalam Pemilu 2009 dianggap...... WHO masih dianggap terapkan sistem yang menindas negara miskin dan berkembang.
Rencana KPU plesir ke 14 negara untuk sosialisasi Pemilu 2009 dikritik Jaringan Pendidikan Pemilih...... Komite Penyelamatan Kekayaan Negara (KPKN) desak pemerintah berhentikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro agar tak...... Pada 9 September-3 November 2008, KPU akan pergi ke 14 negara dengan alasan sosialiasi Pemilu 2009...... DPR berulangtahun ke-63 pada 29 Agustus 2008. Makin tua usianya, justru makin banyak anggotanya yang mencoreng...... Pertamina usulkan pembatasan konsumsi BBM kendaraan pribadi berdasar usia dan kapasitas mesinnya.
Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir tidak setuju terhadap kuota perempuan.
Program konversi elpiji terancam gagal apabila disparitas atau senjang harga elpiji subsidi dan nonsubsidi...... Akbar Tandjung buka suara terkait maraknya politisi lompat pagar dalam pemilu 2009. Menurutnya, tindakan...... Indonesia alami ledakan jumlah penduduk yang diestimasikan 220 juta tahun ini jadi 247,5 juta...... Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) nilai kebijakan penghematan listrik oleh PLN tidak bakal efektif. Menurut anggota...... Putra-putri tokoh senior parpol tercatat maju sebagai caleg, di antaranya Puan Maharani, putri Ketua...... Komisi Penyiaran Indonesia Pusat nilai tayangan TV, Bleach, Cerita SMA, Detective Conan, dan...... Tokoh gerakan kaum muda Fadjroel Rachman dan beberapa warga negara pemilih akan ajukan uji...... Setelah 100 tahun sejarah kebangkitan nasional dan 63 tahun merdeka, hanya kurang dari 20%...... Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir menolak anggapan jika partainya gaet sejumlah artis sebagai bakal caleg dengan...... ”Gagasan pemakaian seragam untuk koruptor yang sedang diproses hukum harus dibarengi upaya lain agar...... Menteri Kehutanan MS Kaban dan Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta disebut menerima aliran dana BI. Namun,......
|
|
New Document
| | | | ZAKAT DAN PAJAK | | | | Oleh : denji
Dalam UU pajak no 17 tahun 2003 ditetapkan bahwa zakat boleh dimasukkan sebagai komponen penghasilan tidak kena pajak. Hal ini cukup menggembirakan bagi sebagian kalangan umat islam karena dengan begitu umat Islam khususnya lebih ikhlas dalam membayar pajak.
Meski demikian, adalah sepantasnya dan seharusnya lah zakat itu bukan dimasukkan ke dalam komponen penghasilan tidak kena pajak, tetapi di masukkan sebagai pengurang pajak.
Kenapa? Ada beberapa alasan yang bisa kita telaah.
1. Zakat merupakan kewajiban bagi umat islam. Semestinya umat islam membayar zakat dengan ikhlas tanpa mengharap imbalan. Dengan dimasukkannya zakat kedalam komponen pengurang pajak, maka dengan sendirinya akan berbondong-2 umat islam membayar zakat melalui badan-2 zakat nasional. Sekilas potensi penerimaan pajak negara akan berkurang tapi disisi lain, karena zakat yang bisa menjadi pengurang pajak itu harus mempunyai NPWP, maka berbondong-2lah orang membuat NPWP. Ini menyebabkan potensi penerimaan pajak malah bertambah besar dibandingkan dengan keadaan sekarang.
2. Dari sisi pemanfaatan. Zakat secara umum dikhususkan untuk pemberdayaan ekonomi lemah dan pendidikan secara langsung yang dikelola oleh lembaga-2 professional. Hal ini berdampak pada langsung pada sektor riil yang terpancar dari program-2 sosial di masyarakat secara banyak, dan berkesinambungan. Hal ini sangat membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat secara langsung dengan tangan-2 para professional yang telah terlatih dengan biaya pelatihan yang boleh dibilang gratis!
3. Pola Distribusi. Selama ini pengelola zakat professional telah mampu mensinergikan program-2 mereka lintas lembaga secara baik dari tingkat daerah/kota sampai tingkat nasional. Hal ini perlu terus didukung dengan komitmen yang kuat dari semua pihak sebab manfaat langsung yang dirasakan masyarakat luar biasa besarnya. Apalagi pola distribusinya merata secara nasional.
4. Professional dan keberpihakan. Sebagai lembaga yang dipercaya untuk menerima titipan. Maka pengelola zakat haruslah orang-2 professional dan keberpihakan mereka adalah keberpihakan kepada meratanya distribusi, keberpihakan kepada rakyat secara lagsung, keberpihakan kepada prioritas-2 masalah sosial secara langsung. Hingga saat ini lembaga-2 zakat professional yang ada telah cukup mampu merepresentasikan kebersihan lembaga-2 zakat, transparansi laporan keuangan secara rutin, program-2 yang terurus dan terencana dengan baik, kejujuran dan keramahan petugas-2nya. Satu hal yang agak sulit dicapa oleh para petugas-2 pengumpul pajak.
Namun masih ada hal-2 yang harus dibenahi antara lain payung hukum, sampai saat ini masih banyak yang tidak setuju terutama dari non muslim bahwa zakat adalah urusan umat islam yang tidak boleh masuk ke dalam tata lembaga negara karena negara kita bukan negara Islam.
Sekilas memang bisa dimengerti, tapi sesungguhnya dengan masuknya zakat sebagai pengurang pajak adalah mencerminkan sikap toleransi antarumat beragama yang sangat tinggi, yakni umat islam diberikan kebebasan untuk bisa menjalankan ajaran agamanya secara baik tanpa perlu menggangu dan mengusik pemeluk agama lain. Malah alih-2 mengganggu hasilnya adalah membantu semua penduduk republik indonesia dari jurang kemiskinan struktural secara merata. | | | |
| | | | Lenyapnya Ritualitas Petani atas Benih, Isyarat Pergeseran Paradigmatik Bidang Pertanian di Indonesi | | | | Oleh : ipung
Seperti halnya tanah dan air, benih dalam dunia pertanian masa lalu merupakan salah satu aspek
vital dalam tradisi bertani. Hampir sebagian besar masyarakat lokal yang hidup bertani memiliki ritual khusus untuk memperlakukan benih sebagai sumber kehidupan. Pada perkembangannya ritual-ritual tersebut lenyap dan saat ini sangat sulit untuk ditemukan, mengapa?
Hilangnya ritual terhadap benih terjadi seiring dengan tercerabutnya penguasaan atas benih dari
petani ke aktor-aktor lain yang berbisnis di bidang pertanian. Hilangnya kedaulatan petani atas benih merupakan bentuk tindakan represif yang mengebiri kreatifitas petani. Beberapa petani di Kediri saat ini merasakan bagaimana kreatifitas mereka dipasung. Ide-ide kreatif petani untuk menyilang-nyilangkan
benih untuk mendapatkan benih unggul yang mereka akan gunakan sendiri ternyata harus berhadapan dengan aparat hukum.
Tercerabutnya penguasaan atas benih dari petani bukanlah sekedar memberikan peran pada pihak
lain untuk menguasai dan memproduksi benih saja, tetapi lebih jauh dari itu merupakan upaya untuk memutus relasi petani dengan benihnya.
Hilangnya ritual-ritual atas benih juga membuka peluang atas lenyapnya keaneka-ragaman benih lokal. Keaneka-ragaman benih lokal yang dahulunya terjaga karena perlakuan khusus atas benih, saat ini satu demi satu mulai hilang dan punah. Selain karena tidak ada yang mengurus, hilang dan punahnya benih lokal juga banyak terjadi karenan pencurian yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung-jawab yang menjadikannya sumber genetis untuk merekayasa benih dan menghasilkan benih baru yang dipatentkan.
Gerakan sistematik memutus relasi petani dengan benihnya tidak bisa dilihat sebagai dampak globalisasi dan liberalisasi pasar saja. Pada kenyatannya Negara maju sekalipun tetap melakukan proteksi terhadap komoditas pertanian mereka. Hal yang paradox memang, tetapi pada kenyataanya lenyapnya penguasaan benih oleh petani juga didukukung oleh aktor-aktor domestik.
Otoritarianisme dalam kekuasaan juga berpengaruh pada tatanan sistem pertanian. Yang dahulunya
petani berdaulat atas benih dan komoditas yang ditanamnya saat ini petani tidak diberi keleluasaan untuk memilih benih dan komoditas pertanian yang ingin ditanam. Yang menentukan apa yang harus ditanam adalah penguasa dan tindak pelanggaran dianggap sebagai tindakan subversi.
Pola pendekatan yang otoriter dan centralistik pada pengembangan bidang pertanian pada awalnya
memang terbukti dapat meningkatkan produksi pertanian. Tetapi secara tidak sadar petani mengalami dehumanisasi yang sistemik, selain perannya yang dipersempit petani juga dibuat bergantung pada penguasanya. Ketergantungan tersebut sengaja diciptakan untuk memberikan keleluasaan pada para penguasa untuk mengatur dan memantau gerak-gerik dan ruang gerak Petani.
Mengapa Petani harus diawasi?
Dalam sejarah pergerakan nasional petani merupakan salah satu kekuatan yang tidak hanya besar
dalam jumlah massa tetapi juga terkonsolidasi dengan masif dalam organisasi-organisasi tani. Pada periode sejarah yang berbeda, rejim orde baru menggunakan kaum tani sebagai tumbal politik untuk merebut kekuasaan dari orde lama. Kedaulatan tani dipaksa menyerah dalam kendali kekuasaan popor senjata. Kelompok tani revolusioner yang sangat militant mengorganisir kaum tani dihancurkan dan dinyatakan sebagai organisasi terlarang karena berafiliasi dengan PKI. Sejak saat itulah sejatinya kaum tani di negri ini tidak lagi berdaulat.
Perselingkuhan rejim liberalisasi pasar dengan kekuasaan
Perselingkuhan rejim neoliberal dengan kekuasaan yang berkuasa pada masa orde baru merupakan peluang besar bagi masuknya rejim liberalisasi pasar untuk menguasai pasar domestik. Tidak terkecuali untuk bidang pertanian. Ketika petani telah bergantung pada pupuk, benih dan pestisida pada saat itulah kedaulatan petani dibunuh.
Hal yang lebih parah terjadi pada aparatus penyuluh pertanian. Mereka yang seharusnya mendorong kreatifitas petani untuk mengembangkan pertanian pada kenyatannya lebih banyak berperan sebagai pedagang pupuk, pestisida dan benih yang menjerumuskan petani kepada jurang ketergantungan.
Perangkap-perangkap globalisasi pada bidang pertanian yang seharusnya dihindari oleh penguasa justru
diputar balik sebagai sarana bisnis yang menghasilkan keuntungan besar bagi penguasa dan mengorbankan petani dengan mengikat lebih kencang leher petani dalam belitan hutang. Kita tidak bisa menyalahkan globalisasi karena yang dominan terlibat dalam proses penghancuran kedaulatan tani adalah penguasa di level domestik, penghisapan justru dilakukan oleh penguasanya sendiri terhadap rakyat yang
harusnya disejahterakan.
Hilangnya tradisi petani dalam pemuliaan benih, memperlihatkan pergeseran paradigmatik pertanian
di negri ini. pergeseran paradigmatik ini cenderung untuk mendehumanisasi petani dengan menjadikanya sebagai bagian dari proses produksi pertanian yang berada dibawah skema dan mekanisme pasar.
| | | |
| | | Komentar | | | - Poet Selasa, 18 November 2008 19:21:56
Petani, pada dasarnya merupakan profesi mulia yang justru dianggap paradox di negeri agraris ini. Kehilangan kreatifitas dan kuasa atas tanah membuat lahan pertanian menjadi 'kering' dan tidak lagi menarik secara ekonomis. Bantuan kepada petani seringkali menjadi lahan bagi banyak pihak.. So? Langkah selanjutnya? kembalikan kebanggaan petani, turunkan para sarjana pertanian yang saya yakin mereka hebat-hebat.. kreatif dan inovatif. Di zaman krisis ini, inovatif tumbuh subur ...
| | |
New Document
| |
|