|

Yogya - Fakultas MIPA UGM memamerkan robot seni tari pendet dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-61, Rabu (14/7) lalu. Sebelumnya, robot itu diikutsertakan dalam Kontes Robot Seni Indonesia di Malang, Jatim.
Menurut Ketua Kontes Robot dan Seni Indonesia Yeyen Ary Wibawa, butuh 6 bulan untuk membuat dan menyempurnakan robot yang memang didesain khusus untuk menjadi robot seni itu. Yeyen mengatakan, robot itu bisa menari pendet atau bergerak jika mendengar suara nyanyian. "Jika tak ada nyanyian, robot ini tak bisa bergerak," katanya. "Bahkan, dalam menari pendet robot ini mampu menebar bunga." Selain robot seni ini, FMIPA UGM juga membuat robot pendeteksi gas. Robot ini mampu mendeteksi berbagai macam gas menggunakan remote control. |