|

Pada 1997, Arif Budi Setiawan hanya karyawan PT Berlian Laju Tanker Tbk. (BLT). Siapa sangka, perusahaan yang didirikannya pada 2004, PT Milta Lintas Samudera (MLS), kini bisa menjelajah Singapura, Malaysia, dan Timor Leste. Memulai MLS, Arif hanya mengandalkan basis kepercayaan pelanggan atau relasinya saat bekerja di BLT. Dia nekat jadi makelar yang menghubungkan pelanggan yang ingin mengirim barang muatan cair (seperti CPO dan turunan CPO) dengan pemilik kapal tanker yang siap mengangkut barang logistik. Sebagai broker, yang dia dapat cuma komisi.
"Pertimbangan saya masuk ke perdagangan solar adalah segmen pasarnya pasti selama industri bergerak. Karena, tak ada industri yang tak butuh solar," ucap Presdir MLS ini. Tak puas hanya menerima komisi, pada tahun berikutnya Arif mencarter kapal. Pendapatannya pun terus meningkat. Pada tahun ketiga, MLS mampu membeli kapal seharga Rp14,8 miliar. Kini, Arif punya 3 kapal tanker, 2 kapal sewa, dan 1 floating storage dengan omset Rp140 miliar/tahun. |